Monday, May 2, 2016

Resep: Terong Raos

Dulu waktu kecil saya tidak terlalu suka makan terong dikarenakan teksturnya yang lembek setelah digoreng/direbus/dipanggang begitu juga sedikit rasa pahitnya (yah mungkin juga karena anak-anak memang tidak suka sayuran pahit). Tapi semakin saya besar saya makin suka dengan terong. Terong sendiri banyak macamnya seperti terong masak dan terong lalap. Kalau terong masak bentuknya lonjong dan berwarna hijau dan ungu, sedangkan terong lalap berbentuk bulat dengan warna yang sama dengan terong masak yaitu hijau dan ungu juga.

Biasanya terong disajikan dengan memasaknya menjadi terong balado. Atau yang paling gampang dan mudah adalah dengan membuatnya menjadi terong tempura atau terong crispy, makanan saya zaman nge-kost :)

Kalau di luar negeri, olahan terong yang terkenal mungkin adalah Ratatouille atau tumisan terong ala Perancis. Kadang, Ratatouille ini juga dipanggang loh. Kalau pernah nonton kartun tikus yang judulnya sama, Ratatouille pasti tau deh apa itu Ratatouille.

Nah, semakin saya bisa masak, semakin bosanlah saya dengan olahan terong yang hanya di balado saja. Saya pun mencari alternatif lain masakan yang menggunakan terong dan ketemulah saya dengan resep terong raos ini. Terong raos sendiri adalah makanan khas Sunda dimana raos sendiri berarti enak. Di resep ini saya tidak menggunakan tepung bumbu instan untuk menggoreng terongnya karena saya sudah terbiasa membuat tepung bumbu racikan sendiri ala saya. Lebih sehat dan bahannya pun ada dirumah. Tapi kalau lagi malas pun saya pakai tepung bumbu instan kok :D

Oh iya, setelah terong diiris, jangan lupa direndam dengan air ya supaya terong tidak berwarna hitam. Untuk bumbu sendiri saya tidak pakai gula dan garam lagi karena asinnya sudah ada di saus tiram dan manisnya dari kecap.

Resep Terong Raos


Resep Terong Raos


Bahan - bahan : 

2 buah Terong, ukuran sedang, iris setebal 1 cm
5 buah Bawang merah, iris tipis
3 buah Bawang putih iris tipis
5 buah Cabai rawit merah, iris
1 batang Daun bawang, potong-potong
2 sdm Kecap manis
1 sdm Kecap ikan
1/2 sdm Saus Tiram
3 gelas Minyak goreng



Bahan Tepung Bumbu:

1/2 gelas Tepung terigu
4 sdm Tepung maizena
1 sdm Bawang putih bubuk
1/2 sdm Ketumbar bubuk
1 sdt Garam
1 sdt Gula
1/2 sdt Lada putih bubuk
3/4 gelas Air



Cara Membuat Terong Raos: 


1. Campurkan semua bahan untuk tepung bumbu di mangkuk, aduk rata.









2. Panaskan minyak goreng di penggorengan dengan api sedang. Celupkan irisan terong ke campuran tepung dan goreng hingga cokelat keemasan. Angkat dan tiriskan.







3. Di penggorengan yang sama, sisihkan minyak untuk menggoreng terong dan sisakan sekitar 2 sdm minyak. Tambahkan bawang merah, bawang putih dan cabai. Tumis hingga harum. Tambahkan kecap manis, saus tiram dan kecap ikan. Aduk hingga rata.








4. Masukan terongnya. Aduk rata lalu masukan kecap manis, kecap ikan, saus tiram dan gula. Aduk rata dan 1 menit sebelum terong matang, taburkan daun bawang.





5. Angkat dan sajikan selagi hangat dengan nasi.





Terong Raos




XMX

Sunday, May 1, 2016

Resep: Teh Barley

Setelah di posting sebelumnya membahas tentang barley yang banyak manfaatnya dan rasa suka saya terhadap teh barley, di postingan kali ini saya akan memberikan resep teh barley. Untuk manfaat teh barley sendiri masih sama dengan manfaat barley yang saya jelaskan sebelumnya. Nah resep teh barley ini untuk orang yang seperti saya sebagai alternatif jika ingin menikmati barley dan manfaatnya tanpa menjadikan barley sebagai makanan.

Barley Tea



Berikut resepnya:

Resep Teh Barley

Bahan: 

  • 1/2 gelas Barley, biji barley yang sudah dikupas
  • 1/2 gelas Gula, pilihan 
  • 1/2 liter Air

Cara membuat Teh Barley: 
1. Panaskan wajan dengan api kecil. Masukan barley dan sangrai hingga barley berwarna kecokelatan. Angkat dan sisihkan.







2. Didihkan air di panci lalu masukan barley yang telah di sangrai. Masukan gula dan didihkan selama 20 menit (anda bisa memilih untuk tidak memasukan gula dan menggantinya dengan madu jika ingin barley yang lebih sehat). 




Resep Teh Barley

3. Matikan apinya dan biarkan dingin. Saring teh barley dan sajikan selagi hangat atau anda bisa mendinginkannya di kulkas sebelum dihidangkan.


Wednesday, April 27, 2016

"But there's story behind everything. How picture got on a wall. How scar got on your face. Sometimes the stories are simple, and sometimes they are hard and heartbreaking. But behind all your stories is always your mother's story, because hers is where you begin."

-Mitch Alborn
This entry was posted in

Monday, April 25, 2016

Barley, Si Superfood Kaya Manfaat

Sebulan lalu waktu saya menjalani pola makan sehat, saya sempat membeli beberapa superfood di online shop dan salah satunya adalah Barley. Untuk harga sendiri, Barley lebih murah dibandingkan dengan superfood lainnya yang saya beli.

Saya sendiri pun tahu barley dari sebuah artikel yang mengulas tentang 'biji-bijian superfood'. Dan kebetulan barley sendiri sudah tersedia di Indonesia meskipun belum terdapat di supermarket-supermarket besar tetapi jika anda mencarinya di online shop pasti banyak yang menjualnya.

Bagi yang belum tahu apa itu barley, barley adalah biji-bijian yang berasal dari tanaman sejenis rerumputan. Kalau dilihat sekilas mirip dengan tanaman gandum. Tapi gandum dan barley berbeda jenis. Barley pun semenjak beberapa tahun lalu telah menjadi salah satu superfood atau makanan sehat yang wajib di konsumsi. Kenapa? Karena barley  memiliki kandungan nutrisi yang banyak, diantaranya; protein, serat, vitamin B, mineral, fosfor dan masih banyak lagi.

Karena memiliki nutrisi yang berlimpah ini juga, barley bisa dijadikan sebagai pengganti nasi. Teksturnya pun mirip seperti nasi hanya saja barley tidak lembek seperti nasi. Tetapi tidak seperti nasi, barley memiliki banyak manfaat. Berikut adalah manfaat barley:

  1. Mengatur dan meningkatkan kestabilan darah yang mana hal ini kan membuat sirkulasi darah anda lebih sehat.
  2.  Karena mengandung fosfor, barley sangat baik untuk tulang menjadi lebih sehat dan kuat sehingga dapat mencegah pengeroposan tulang.
  3. Barley baik juga untuk kesehatan jantung anda karena dalam kandungan barley terdapat serat, potassium, vitamin B6 dan folat yang baik untuk kolestrol sehingga barley dapat mencegah penyakit jantung.
  4. Barley juga dapat mencegah kanker dan tumor karena kandungan selenium didalamnya.
  5. Mencegah peradangan.
  6. Karena kandungan serat yang cukup tinggi juga, barley dapat melancarkan pencernaan.
  7. Untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan anda.
Selain manfaat barley di atas, masih banyak lagi manfaat  lainnya yang saya tidak bisa sebutkan.

Dalam mengolah barley sendiri saya pun mencoba membuatnya menjadi risotto atau semacam bubur ala Italia. Resepnya pun sangat mudah, tetapi saya tidak akan mempostingnya disini. Tetapi untuk saya pribadi, saya kurang suka jika barley di jadikan pengganti nasi karena saya tidak suka tekstur dan rasanya meskipun itu sedikit mirip dengan nasi. Dan ini penampakan barley risotto-nya :)
Barley Risotto by Miky




Karena saya sudah terlanjur membeli barley cukup banyak, saya pun tidak ingin barley saya hanya tersimpan rapi di kulkas atau malah dibuang. Jadi saya mencari alternatif lain untuk menikmati barley dan saya pun mendapatkannya, yaitu dengan cara mengolahnya menjadi teh.

Setelah saya olah menjadi teh, saya lebih menyukainya daripada membuatnya untuk pengganti nasi. Rasanya sedikit pahit seperti teh tetapi terdapat aroma khas barley seperti kacang-kacangan. Teh barley sendiri sangat terkenal di Jepang dan dikenal dengan nama 'mugicha'. Mugicha sendiri dihidangkan saat musim panas dan disajikan dalam keadaan dingin. Meminum teh barley sendiri di saat cuaca panas memang benar-benar membuat badan lebih segar karena saya sendiri sudah merasakannya. Teh barley ini pun sekarang menjadi minuman favorit saya!
Teh Barley


XMX

Tuesday, April 19, 2016

Tried and Tested: Bakmi Mewah

Akhirnya bakmi ayam yang biasa dijual abang-abang punya versi instannya loh! Dan sepertinya akhir-akhir ini emang si bakmi mewah lagi hits banget. Udah beberapa kali teman saranin buat nyoba bakmi mewah setelah sebelumnya ngomongin si pedas samyang. Kata mereka sih enak dan mirip sama bakmi yang dijual di abang-abang.

Karena penasaran, akhirnya tadi order bakmi mewah lewat HappyFresh ke kantor. Mumpung ada microwave dan saya lagi gak bawa bekal makan siang jadi kenapa enggak. Eh saya juga pesen samyang yang rasa keju loh, mungkin reviewnya nanti menyusul. 

Jadi tadi siang akhirnya mas-mas Happyfresh datang ke kantor anterin si bakmi mewah. Pertama lihat sih packaging-nya keren dan... mewah.

Bakmi Mewah


Awal melihat packaging-nya udah berharap dan mengira kalau mie ini pasti ada cup/mangkuk plastik kayak pop mie atau nissin cup. Tapi begitu dibuka box-nya ternyata enggak ada cup/mangkuk plastik sama sekali. Cuma ada mie yang dibungkus beserta bumbu lainnya. Agak kecewa sih karena liat packaging luarnya yang dari karton. Tapi okelah, cup/mangkuk enggak masalah! Ingat global warming sis kalau pakai plastik.

Review Bakmi Mewah


Setelah mie matang dan semu bumbu dicampur, saya senang karena seperti yang teman saya bilang kalau ayamnya memang asli. Tapi saya kecewa lagi sedikit karena ayamnya sangat pucat. Saya kira ayamnya akan seperti ayam kecap yang ada di mie ayam. Tapi tak apalah karena ada jamurnya juga di dalam ayamnya.

Bakmi Mewah Review


Setelah diaduk dan saya cicipi, rasanya...not bad lah untuk ukuran bakmi ayam instant. Dan karena saus didalam kemasan bakmi kurang pedas, maka saya tambahkan lagi sausnya. Setelah ditambahkan lagi saus, rasanya makin enak! Kebetulan waktu saya belanja bakmi instant ini di HappyFresh, saya melihat ada jamur enoki yang lagi diskon jadi 4,900. Langsung deh insting emak-emak diskon saya keluar dan akhirnya beli juga. Habis biasanya harganya 7-8rban. Padahal dulu waktu awal saya beli harganya harga diskon. Entah kenapa sekarang naik jadi segitu :(


Nah karena saya suka banget sama si jamur ini, saya pun masak jamur enoki buat tambahan di bakmi saya. Saya cuma potong bagian bawah jamur, dicuci dan kebetulan di pantry kantor ada garam jadi saya taburkan sedikit garam. Setelah itu saya microwave selama dua menit, jadi deh pelengkap bakminya. Dan kebetulan lagi teman kantor bawa pangsit goreng. Lengkap sudah bakmi instant saya dan lebih terasa mewah dari sebelumnya. 

Overall, bakmi instant ini lumayan enak kok. Apalagi buat kalian yang lagi pengen mie ayam tapi males keluar. Atau nunggu abang-abang mie ayam yang biasa lewat gak datang-datang (biasa kalau tukang jualan ditungguin pasti gak lewat deh -__-). Nah bakmi mewah ini bisa jadi alternatifnya. Tapi kalau kamu memang ingin bakmi kamu bener-bener mewah, maka harus ada usaha sedikit seperti saya karena kalau disajikan seperti biasa mie ini tidak kelihatan mewah sama sekali.


XMX

Tuesday, March 15, 2016

Tried and Tested: Samyang Ramen, The Most Spicy Noodle (?)

So for the past few weeks, Youtube has fed me with tons videos about noodle. Well, blame me for always watching food videos there which turns out all my suggestion videos are about noodles! In few videos I watched, I saw one noodle caught my attention. It said that it has spicy flavor that only just one bit it will burn your mouth. Exaggerating? Maybe was I thought. This spicy noodle is called Samyang Chicken Ramen and it's from Korean. That actually triggered me to try that spicy noodles and I thought some of the supermarkets in Indonesia have been selling it.

Then when I did my grocery shopping last weekend, I found it! The spicy noodles! The Samyang Chicken Ramen! It was pretty expensive for a package of noodles I thought because it cost 15,000 rupiahs! Well, maybe that's because it's imported product from Korea you can't expect it has the same price with Indomie Goreng. But, that was fine since I just wanted to taste what is really like whether it's really spicy like they said or not.

So here is the Samyang Chicken Ramen. It has really good packaging and I really love the black color btw. Inside the package, there are the ramen noodles, the seasoning (or I would rather say the paste because it's a paste, not a powder like), and a package of garnish contains a tiny bit of dried seaweed and sesame seed.

Samyang Noodle


Here is after the noodles done with the seasoning on top.
Review Samyang


Let mix it and dig in!
Samyang Review


The taste? IT WAS REALLY SPICY!!!

For the first bit or I must say slurping (because technically I was slurping the noodles then bit it), it was already spicy and it had long aftertaste of the spiciness. I've never found any spicy noodles that had this spiciness even in Indonesia! Other than spicy, the taste was pretty good I thought but I barely taste the chicken flavor on it. Was it because of the spiciness?

Overall this spicy noodles is above from your expectation. The spiciness which is really spicy than I thought and the garnish which is not very fancy at all! I mean only a small amount of dried seaweed and sesame seed? Come on, you can do better with dried veggies or dried chicken. But I must admit that even with the small amount of garnish, this ramen is already appetizing and delicious.

If you ask me will I buy this spicy noodles again, my answer is yes-sometimes, if I want to eat something spicy without the rice because unlike Indonesian noodles, you can't eat this with rice. You know Indonesian, they said you can't tell someone has already eaten if they haven't eaten the rice yet :D

In the end, only the plate and chopstick were left :) :) :)


xMx



Friday, August 7, 2015

Hello

Greeting from citizen of Ciledug!

Miky
abaikan kedua makhluk dari planet
namek di belakang saya
If you’re wondering where exactly Ciledug is, go bring the map and look in the border between South Jakarta and Tangerang. Good luck finding where Ciledug is. Cheers!

As many citizens of Ciledug that have been living there for years or even for entire life, who went to school from kindergarten to University around that area, yes I’m typical of that citizen except the part of University. Wanted to discover new environment and custom, I decided to go to Malang to pursue my bachelor degree seven years ago. Landed in Universitas Brawijaya and spent almost five amazing years before I have to go back to Ciledug after received my bachelor degree in English Literature. 

Majored in English Literature actually triggered something that I can’t even imagine before which is writing. Before, I wasn’t the person who like writing stuff even though reading is the part of my life. But the more I learned about literature the more my writing instinct emerged. And my blog here is my proof how I enjoy writing. You must be wondering why my blog only has few number posts here. Well, the answer is simple, I have been deleted and re-design my blog for fourth times until I find the suitable theme and topic that can define who I am, what I like and what I enjoy the most. And here is my blog now that I decided that this truly reflect me as its best. 

Apart from this blog, I’ve been working as Content Writer for 2 years now, see my Linkedin profile. I have been writing for retail products, web category product and blog article. What I enjoy the most from being a content writer are the process and the result. From researching the idea and finding the facts or new inspiration, learning about Google Analytic, Wordpress, CMS, Magento and SEO stuff, editing and making it into a perfect and readable piece of art. But the most joyful part is when your work is live and I can provide information with my writing.

When I'm not in content writer mode, you will likely find me in the kitchen trying a new recipe, or hang out to discover a new place, or enjoy my 'me time' by reading a book, or even taking a photo which I currently interest to. Photography is something that I learn recently and you can find that on my Instagram and in my latest recipe. Why photography? Because I want provide my reader something more rather than merely bunch of letters. Also, did I mention about making video on youtube? Well, currently I in charge as a creative in me and my friends' YouTube channel. You can watch the video here.


Breakfast MenuCute Little Baby Foot


Hopefully, you can enjoy what I write as much as I enjoy writing it. 

With Love,

M